CONTOH RIWAYAT HIDUP

Posted: November 6, 2010 in Uncategorized

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

  • Nama                                       : Yudi Suplan Sangadji
  • Jenis kelamin                            : Laki – laki
  • Tempat, tanggal lahir                 : Rohomoni, 18 Maret 1991
  • Kewarganegaraan                     : Indonesia
  • Status perkawinan                    : Belum Menika
  • Tinggi, berat badan                   : 166 cm, 56 Kg
  • Kesehatan                                : Sangat Baik
  • Agama                                     : Islam
  • Alamat lengkap            : Jalan Kalibata Timur No.58, Rt/Rw : 010/001, Kelurahan Pasar Minggu, Kecematan Pancoran
  • Telepon, HP                             : 085691190864, 087889633820

Pendidikan

» Formal

1997-2001                            : SDN Jatilanang

2001-2003                            : SDN 08 Pagi

2003-2006                            : SMPN 163 Jakarta

2006-2009                            : SMKN 35 Jakarta Barat

2009-Sekarng                       : ISTN (Institut Sains dan Teknologi Nasional) 

» Non Formal

2001-2002                            : IEC

2006-2007                            : Pelatihan AutoCad

Kemampuan

  1. Kemampuan AutoCad
  1. Kemampuan  (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook)
  2. Kemampuan Internet

Pengalaman Kerja

» Bekerja di PT. Adhi Graha Properti, Cibubur

Periode                     : Januari 2008 – April 2008

Status                        : PKL/PSG

Posisi                        : Pengawas Lapangan

Uraian Pekerjaan       :

  • Mengontrol persediaan dan pembelian peralatan proyek
  • Mengontrol pengerjaan
  • Mengawasi pengerjaan proyek

» Bekerja di PT. Dipa Mandala Group, Cibubur

Periode                     : Agustus 2010 – November 2010

Status                        : Pegawai Kontrak

Posisi                        : Drafter dan Istimator

Uraian Pekerjaan :

  • Mendisain Gambar Stuktur
  • Menggambar Disain Bangunan
  • Menghitung Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan
  • Menghitung Anggaran Biaya Pada Pembangunan

Theodolit

Posted: Juli 3, 2010 in Dunia Sipil

Keterangan :

1. Visir

2. Teropong

3. Sekrup pengunci gerak vertikal

4. Sekrup okuler

5. Kaca penerang

6. Teropong pembaca sudut

7. Sekrup obyektif

8. Sekrup gerak halus vertikal

9. Nivo tabung

10. Sekrup mikrometer

11. Centring optis

12. Sekrup gerak halus horisontal atas

13. Sekrup gerak halus pengunci atas

14. Sekrup pengunci gerak halus hz bawah

15. Sekrup gerak halus horisontal bawah

16. Lensa penerang

17. Nivo kotak

18. Tribarch

19. Sekrup penyetel

20. Statif

Pengenalan Cad

Posted: Juni 19, 2010 in Dunia Sipil

CAD adalah salah satu bentuk realisasi kemajuan teknologi yang sekarang tengah berkembang pesat. Bentuk perkembangan teknologi tersebut membantu setiap insane yang bergerak dalam bidang disain, baik disain untuk bangunan (Properti), Mesin, maupun bidang lain yang bergerak dalam bidang Manufaktur. CAD merupakn perangkat mudah yang membantu mempersikat waktu pekerjaan gambar dan disain para Disainer dan Drafter.

Salah satu Program CAD yang terkenal saat ini adalah AutoCad. Dengan menggunakan Program kerja AutoCad hasil gambar yang akan dihasilkan akan mempunyai banyak kelebihan dibadingkan hasil disain yang dibuat secara manual.

Sejak diciptakan pada tahun 1982 oleh Autodesk Corporation, cara kerja Prangkat CAD semkain Profesional. Hal itu tampak pada Interface, fasilitas dan penggunaannya yang lebih simple dan lengkap.

Sebagai sebuah program aplikasi (software) yang sangat Familier di kalangan masyarakat, AutoCad mempunyai kelebihan yang sangat berarti. karena memang merupakan tuntutan terhadap kualitas desain dan efisiensi waktu yang menjadi alasan utama dalam kompetisi desain dan produk dalam segala bidang. Adapun kelebihan dan keunggulan AutoCAD untuk desain teknik dan rancang bangun, antara lain:

  • Gambar yang dihasilkan mempunyai kualitas jauh lebih baik dibanding dengan hasil gambar manual karena gambar lebih rapi dan presisi.
  • Jenis metode eksekusi perintah dalam AutoCAD sangat variatif, yaitu Anda bisa mengakses perintah melalui Menu Pull-down (menu bar), Toolbar Draw, Toolbar Modify, dan screen menu. Dengan demikian, sangat memberi kelonggaran bagi pengguna AutoCAD.
  • Tersedia kotak dialog Create New Drawing untuk menuntun dan membantu Anda dalam mengatur set up dan format file pada saat akan membuka file baru.

  • Gambar desain yang dihasilkan mempunyai tingkat akurasiyang tinggi karena AutoCAD mempunyai tingkat presisi hingga tiga belas digit sehingga hasil desain lebih sempurna dan tepat ukurannya.
  • Perangkat-perangkat gambar dan edit serta perangkat bantu dalam AutoCAD sangat terorganisir dengan baik sehingga mudah digunakan, praktis, dan efisien waktu.
  • Gambar desain yang dihasilkan akan terjamin kerapian dan kebersihannya karena sangat memungkinkan diadakan revisi maupun pengeditan gambar untuk kesesuaian cetak yang dikehendaki.
  • Bidang gambar kerja AutoCAD tidak terbatas sehingga memungkinkan Anda untuk membuat desain dengan ukuran yang sangat luas dan kompleks, tetapi dalam pencetakannya bisa dipilih bagian tertentu saja.
  • Skala gambar yang dihasilkan fleksibel karena Anda bisa mencetak gambar desain dengan skala yang sangat variatif. Sebagai contoh, Anda akan mencetak gambar dengan printer maupun plotter, maka Anda tinggal mengubah skala gambar pencetakan tersebut dengan sumber gambar yang sama, di mana Anda juga bisa menggunakan satuan panjang mm, cm, meter, inchi, km, dan lain-lain.
  • Gambar desain yang dihasilkan bisa disimpan dengan cara yang sangat mudah, dimana hasil penyimpanan gambar desain tersebut bisa dibuka dengan software aplikasi lain serta dipublikasikan untuk kerja antartim apabila diperlukan.

Selain berbagi kelebihan dan keunggulan yang sudah disebutkan pada penjelasan kelebihan CAD itu sendiri, AutoCad sangan kompatibel dengan berbagi software seperti 3D Studio Max, 3D Studio VIZ, ArchiCAD maupun Corel Draw.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SIFAT DATAR MEMANJANG

Posted: Juni 18, 2010 in Dunia Sipil

Gambar 3. Nivo Kotak Dalam Setelah PengaturanGambar 3. Nivo Kotak Dalam Setelah Pengaturan(Pengukuran beda Tinggi dan Pulang Pergi)

1.  TUJUAN

  • Mahasiswa dapat mengenal dan mempergunakan alat waterpass
  • Mahasiswa dapat mengetahui syarat-syarat dari pengukuran sifat datar atau waterpass
  • Mahasiswa dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan waterpassing

2.  ALAT YANG DIGUNAKAN

  • Waterpas
  • Statip
  • Bak Ukur
  • Meteran
  • Payung
  • Patok
  • Paku
  • Palu (Martil)

3.  Cara Kerja

  • Bawa alat-alat yang telah disiapkan.
  • Tentukan sasaran pembacan (Lapangan atau Tempat yang akan dijadikan sebagai tinjauan dalam pengukuran).
  • Bagi jarak pengukuran beda tinggi dengan menempatkan rambu-rambu (Patok), dengan jumlah seleksi Genap 2; 4; 6; dan seterusnya.
  • Letaka pesawat (Waterpas) diantara 2 buah Rambu Bak Belakang dan Bak Muka.

    Gambar 1. Peletakan Pesawat
  • Setelah Pesawat (Waterpas) diletakan, atur kedua buah Skrup Nivo Kotak, sehingga kedua gelembung yang berada pada nivo sejajar. Didalam pengaturan Nivo kotak memiliki Toleransi dalam kesejajaran antara gelembung. Dalam pengaturan Nivo Kotak sangat berpengaru dalam pembacan pengukuran, oleh karena itu diusahan agar ke dua gelembung berada dalam keadaan sejajar.

Gambar 2. Nivo Kotak Dalam Keadan Semula

Gambar 3. Nivo Kotak Dalam Setelah Pengaturan

  • Kemudian, setelah pengaturan pada nivo kotak telah selesai. Mulailah melakukan pembacaan pada Bak Ukur dengan mengunakan Lensa Occuler.

Gambar 4. Contoh Pembacan Pada Bak Ukur

  • Setelah pembacan pada Optik Belakang selesai. Lakukan pula pembacan yang sema terhadap Optik Muka dengan asumsi pengaturan Nivo Kotak dalam keadan sejajar.
  • Setelah hasil pembacan telah diketaui catat hasil pembacan Ba; Bt; Bb.

Gambar 5. Pembacan Ba; Bt; Bb

  • Dari data-data yang telah didapat maka kita dapat mencari perhitungan beda tinggi dengan menggunakan tabel seperti berikut.

Gambar 6. Pembacan Ba; Bt; Bb

  • Cara pencarian data dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan.

Instalasi Air Kotor dan Bersih

Posted: Juni 16, 2010 in Dunia Sipil

Denah Instalasi Listrik

Posted: Juni 16, 2010 in Dunia Sipil


Air hujan tidak jatuh dalam jumlah yang sama di seluruh dunia, di suatu negara, atau bahkan di sebuah kota. Here in Georgia, USA, it rains fairly evenly all during the year, around 40-50 inches (102-127 centimeters (cm)) per year. Di sini, di Georgia, Amerika Serikat, hujan cukup merata sepanjang tahun itu, sekitar 40-50 inci (102-127 sentimeter (cm)) per tahun. Summer thunderstorms may deliver an inch or more of rain on one suburb while leaving another area dry a few miles away. Badai musim panas dapat memberikan satu inci atau lebih dari hujan di satu daerah pinggiran kota sementara daerah lain kering meninggalkan beberapa mil jauhnya. But, the rain amount that Georgia gets in one month is often more than Las Vegas, Nevada observes all year. Namun, hujan mendapatkan jumlah yang Georgia dalam satu bulan sering lebih dari Las Vegas, Nevada mengamati sepanjang tahun. The world’s record for average-annual rainfall belongs to Mt. Rekor dunia untuk curah hujan tahunan rata-rata milik Mt. Waialeale, Hawaii, where it averages about 450 inches (1,140 cm) per year. Waialeale, Hawaii, di mana rata-rata sekitar 450 inci (1.140 cm) per tahun. A remarkable 642 inches (1,630 cm) was reported there during one twelve-month period (that’s almost 2 inches (5 cm) every day!). 642 inci yang luar biasa (1.630 cm) dilaporkan di sana selama satu periode dua belas bulan (yang hampir 2 inci (5 cm) setiap hari!). Is this the world record for the most rain in a year? Apakah ini rekor dunia untuk paling hujan dalam setahun? No, that was recorded at Cherrapunji, India, where it rained 905 inches (2,300 cm) in 1861. Tidak, yang tercatat di Cherrapunji, India, di mana hujan 905 inci (2.300 cm) pada tahun 1861. Contrast those excessive precipitation amounts to Arica, Chile, where no rain fell for 14 years, and in Bagdad, California, where precipitation was absent for 767 consecutive days from October 1912 to November 1914. Sebaliknya jumlah curah hujan yang berlebihan untuk Arica, Chile, di mana tidak ada hujan turun selama 14 tahun, dan di Bagdad, California, dimana curah hujan tidak hadir selama 767 hari berturut-turut dari Oktober 1912 hingga November 1914.